TIP MENGGORENG IKAN

Cara terbaik menggoreng ikan kecil utuh atau ikan bungkus tepung adalah dengan minyak banyak dan panas sampai ikan terendam. Untuk menghindari ikan melekat di wajan, panaskan wajan sampai cukup panas, baru tuangkan minyak. Minyak harus cukup panas agar ikan tidak terlalu berminyak. Gunakan api sedang, agar kulit ikan tidak gosong lebih dulu. Balik ikan satu kali setelah kulitnya mulai mengering. Ikan selar, ekor kuning atau belanak cocok dimasak dengan cara ini.

Menggoreng ikan agar tidak hancur, masukkan terlebih dulu sedikit garam ke dalam wajan, tuangi minvak, aduk-aduk agar garam merata, lalu didihkan minyak. Setelah mcndidih, masukkan ikannya. Bisa juga, bungkus ikan (terutama ikan peda yang mudah hancur) dengan daun pisang atau kertas aluminium terlebih dulu sebelum digoreng.

Agar ikan asin lebih gurih, rendam dulu ikan asin dalam air bekas cucian beras selama sepuluh menit. Lalu goreng dengan api sedang (tidak terlalu panas). Agar ikan mas gurih, rendam ikan sebelum disiangi dalam air hangat sampai air menjadi dingin. Setelah itu boleh digoreng atau dipepes, atau dimasak lainnya.

Cara lain memperoleh ikan goreng garing renyah, setelah ikan setengah matang, angkat dan tiriskan. Lanjutkan dengan memanggang dalam oven dengan api sedang supaya ikan garing hingga ke dalam.

TIP MEMANGGANG AYAM
Untuk membuat ayam panggang yang gurih, empuk, dan lezat tidaklah sulit. Agar bumbu meresap, rendam sedikitnya 3 jam, kalau bisa semalam dalam lemari es. Ayam yang terlalu lama dipanggang dalam oven, dagingnya akan kering.
Sebaliknya, jika api terlalu besar dan kurang lama dipanggang, ayam masih mentah.
FREEZER COOKING

Waktu terbatas tapi ingin memasak buat keluarga tercinta? Gunakan saja metode freezer cooking!

Bisa beragam
Sesuai namanya, freezer cooking memanfaatkan kulkas sebagai tempat penyimpanan bahan makanan. Bedanya, freezer cooking tak sekadar menyimpan, melainkan metode sekali memasak untuk jangka waktu tertentu. Misalnya, dua minggu atau bahkan hingga dua bulan.

Metode memasak yang digemari di Negeri Paman Sam ini memang membutuhkan tenaga ekstra di awal pengerjaan, namun Anda dapat menghemat waktu, tenaga, dan uang di masa depan. Anda pun tetap dapat menjaga asupan gizi keluarga.

Selain menu utama, freezer cooking juga bisa digunakan untuk menu sarapan seperti adonan pancake, waffle, pizza, dan roti. Selain itu, Anda juga bisa membuat aneka bumbu dan saus. Makanan utama pun tak kalah beragam, lho. Misalnya, aneka pasta, nasi panggang, ayam bumbu kuning, dan lain-lain.

Rencanakan
  • Meski tampak merepotkan, freezer cooking yang direncanakan dengan matang justru akan menolong Anda.
  • Buat daftar belanja sesuai makanan yang hendak dibuat.
  • Sesuaikan jumlah makanan dengan kapasitas freezer yang Anda miliki supaya Anda tidak membuat terlalu banyak makanan.
  • Belanjalah sesuai kebutuhan bahan dan jumlah bahan. Jangan berlebihan sehingga banyak bahan yang tidak terpakai dan terjadi pemborosan.
  • Mulailah mengolah bahan dengan urutan mengupas, membersihkan, mengiris, menghaluskan, dan memasak.
  • Kemaslah makanan, bumbu, atau saus sesuai kebutuhan per hari. Oh ya, pastikan semua bahan makanan tersebut sudah dingin sebelum ditutup.
  • Berikan label nama makanan, jenis makanan, dan tanggal pembuatan.
  • Susun wadah makanan di freezer sesuai jenis makanan agar Anda akan lebih mudah mengambil makanan yang akan disantap.

Perhatikan
  • Pastikan freezer dan wadah berfungsi dengan baik dan sudah bersih sebelum digunakan.
  • Pilih bahan makanan yang memang bisa disimpan dalam waktu lama. Sayuran seperti kangkung, bayam, dan kubis memiliki jangka waktu penyimpanan yang pendek. Lebih baik gunakan brokoli, kacang polong, jagung, wortel, dan buncis untuk jenis sayuran yang disimpan lama.
  • Gunakan wadah kedap udara untu menyimpan makanan atau gunakan plastik bertutup ketat (ziplock bag) dan kemasan sekali pakai berbahan aluminium foil.
  • Pindahkan makanan yang akan disantap esok hari dari freezer ke kulkas semalam sebelumnya. Tujuannya agar makanan sudah tidak beku lagi dan makanan pun dalam waktu singkat dapat diolah.
MENGOLAH BIHUN
Mengolah bihun susah-susah gampang. Dengan tekstur yang rapuh dan mudah hancur, kalau salah mengolah sedikit saja, maka bihun yang Anda sajikan bisa menjadi hancur dan tidak menarik lagi untuk dihidangkan.

Jangan khawatir, perhatikan hal-hal di bawah ini agar bihun ti-dak tetap menarik saat dihidangkan.

• Selalu pilih bihun dengan kualitas yang baik. Selain tidak mudah hancur, penampilan bihun berkualitas baik lebih menarik dan tidak kusam. Sehingga sajian Anda lebih menggoda selera.

• Rendam bihun kering dengan air suam-suam kuku atau air dingin. Anda memang harus menunggu lebih lama daripada jika merendamnya dengan air panas yang baru mendidih. Tetapi hasil rendaman bihun dalam air yang tidak panas akan membuat tekstur bihun lebih kenyal dan tidak mudah hancur.

• Setelah bihun direndam, campur sedikit minyak wijen pada bihun agar bihun tidak saling menempel sebelum diolah dalam proses ma- sak selanjutnya. Sebelum ditumis atau digoreng, bihun mungkin akan tetap menempel walau sudah diberi minyak wijen. Tapi saat
diolah dalam proses selanjutnya, bihun akan kembali ‘lepas’ dan tidak saling menempel lagi.

• Saat membuat bihun goreng, gunakan api sedang selama proses memasak dan jangan terlalu sering mengaduk bihun agar tidak mudah hancur. Bila membuat bihun rebus, masukkan air sedikit demi sedikit ke dalam wajan.

• Jika bihun tidak habis terpakai, simpan bihun dengan cara yang benar, agar sisa bihun tak lekas berkutu atau rusak. Jangan biarkan bihun sisa terbungkus tidak rapat dalam kemasannya. Pindahkan bihun ke dalam kotak plastik, kemudian tutup rapat. Selain lebih rapi, bihun sisa akan terjaga keawetannya.

Cara penyimpanan ini juga bisa digunakan untuk bahan lainnya, se- perti pasta, mi kering, atau aneka tepung yang mudah disinggahi kutu atau serangga lainnya.

Dengan menutup rapat, kadar air juga tidak akan bertambah dan bihun dapat bertahan lebih lama.
MACAM-MACAM PASTA

Spaghetti Bolognese atau Macaroni Schotel sudah menjadi sajian favorit untuk pesta atau dalam menu keluarga sehari-hari. Cita rasa dan paduan bumbu makanan Italia ini akrab di lidah orang Indonesia, sehingga pasta cepat digemari dan populer. Jenis pasta yang paling banyak dipasarkan di Indonesia adalah makaroni siku tumpul (elbow) dan spageti panjang. Bahan utama semua jenis pasta atau makaroni adalah gandum jenis durum, yang masih berkulit ari. Pasta dari bahan ini tidak hancur jika direbus lama. Hal inilah yang membedakan antara mi dengan pasta.

Konon, pada abad ke-13 Marco Polo memperkenalkan pasta ke Italia dari Cina, tapi sumber lain mengatakan sebelum itu pun pasta sudah dikenal orang Italia. Ini diketahui dari lukisan dinding sebuah makam kuno sebelum zaman Marco Polo. Kini, hidangan pasta bukan monopoli Italia saja, tapi sudah menjadi makanan internasional. Pasta bisa dihidangkan polos (plain) atau disajikan panas-panas dengan beragam variasi. Misalnya, saus tomat diganti dengan saus krim. Bisa pula dengan menambahkan bahan seperti sosis. taburan keju, potongan paprika atau jamur pada sajian pasta. Bahkan bisa pula dibuat sup, skotel, salad. Bentuk sajian pasta yang beragam itu memberi kebebasan pada kita untuk mengolahnya tanpa terikat aturan khusus. Beberapa jenis pasta cocok untuk masakan tertentu. Misalnya, lasagna cocok untuk disusun berlapis, makaroni panjang untuk pelapis dan diisi, pasta bentuk kerang untuk sup, fettucine cocok disajikan dengan saus krim.

Jenis-jenis pasta:

Pasta untuk sup:
Bentuknya sangat kecil, variasinya antara lain vermicelli (mirip spageti, tapi lebih langsing), pennette (pena kecil) stelline (bintang kecil, risoni (butir nasi), conchigliette (kerang kecil), anellini (cincin kecil, kadang pinggirnya bergerigi.

Pasta untuk dimasak dua kali:
Jenis pasta ini sangat dikenal. Bentuknya ada yang pipih seperti kuetiau (misalnya tagliatelle dan trenette), atau seperti mi (spaghetti, spaghettini). Ada juga yang berlubang, seperti maccaroni, rigatoni, dan penne. Bentuk lainnya: kerang (conchiglie), sarang (pappardelle), kupu-kupu (farfalle), spiral (eliche).

Pasta untuk schotel (dipanggang):
Jenis ini termasuk lasagne, tortiglioni, bucatini, conchiglie, dan cravattine.

Pasta isi:
Cannelloni dan ravioli (bentuk yang paling biasa), tortellini dan tortelloni (gulungan tipis), agnolotti (sandal kecil), cappelletti (topi kecil), lumache (kerang besar), dan manicotti (tabung pita besar).

Memilih pasta:
Di Italia, selain yang kering, ada juga pasta yang dijual segar. Namun, di sini hanya ada pasta kering dalam kemasan khusus. Dalam membeli produk pasta, ada beberapa hal yang dapat dijadikan pedoman. Bentuk merupakan daya tarik pasta. Karena itu, pilihlah produk pasta yang masih utuh, tidak patah, kompak, dan kemasannya utuh.

Pasta yang baik warnanya kekuningan, terbuat dari tepung gandum durum, dan dicantumkan pada kemasannya. Tepung jenis ini banyak glutennya, sehingga tidak hancur jika direbus dan mudah dibentuk. Jenis pasta yang dijual di pasaran pun beragam. Ada yang diperkaya dengan vitamin dan mineral, ada yang tidak. Sebaiknya pilih kemasan produk pasta, bertuliskan enriched, yang berarti diperkaya dengan zat gizi tertentu, biasanya vitamin B dan zat besi, karena itu lebih banyak manfaatnya.

Menyimpan pasta:
Menyimpan produk pasta yang sudah dibuka atau yang masih dalam kemasan bergantung pada sifat-sifat produk. Misalnya, pasta kering perlu disimpan di tempat kering dan dalam wadah tertutup rapat (vakum), untuk menghindari penyerapan air dan debu. Pasta tersebut bisa tahan lama (6-12 bulan) dan tidak dimakan kutu.

Pasta masak harus diberi minyak goreng dan disimpan di lemari es dalam wadah tertutup. Jika akan dihidangkan, celup pasta dalam air mendidih (2 menit) sampai panas, lalu tiriskan.

Porsi
Pasta 240 g (1 pak) disajikan untuk 4-6 orang sebagai hidangan pembuka. Sementara pasta 500 g cukup sebagai hidangan utama untuk4-6 orang.

Cara memasak pasta:
Didihkan 3 liter air dalam panci besar untuk memasak 240 g pasta kering. Bubuhi 1½ sdt garam dan minyak goreng. Seluruh pasta harus terendam air.

Masukkan pasta ke dalam air mendidih sedikit-sedikit. Pasta panjang, seperti spageti, perlu dipegang ujungnya, lalu dorong setelah lembek sampai terendam air. Begitu lembek, pasta akan mengapung. Aduk pasta agar tidak lengket. Rebus sampai masa tapi masih kenyal. Istilah Italia-nya al dente. Untuk memastikannya, patahkan dengan ibu jari dan telunjuk. Jangan menutup panci saat memasak pasta, karena air akan meluap dengan busa lengket. Lama memasak pasta kering biasanya dicantumkan pada kemasannya. Pasta ukuran besar pola waktu 15 menit, sedangkan ukuran lainnya rata-rata 10 menit. Setelah pasta masak, tiriskan. Siram dengan air dingin yang mengalir, lalu beri 1 sdm minyak goreng dan aduk, agar pasta tidak lengket.

Ketika merebus, letakkan sebuah sendok besar atau spatula di bagian atas panci untuk mengurangi suhu dan air rebusan
agar tidak meluap keluar saat mendidih. Cara lain, terlebih dulu lumuri tepi panci dengan lemak atau minyak. Bisa juga, tambahkan sedikit mentega atau beberapa sendok teh minyak goreng ke dalam air rebusan. Cara ini juga mencegah mi/pasta/spageti agar tidak saling lengket. Didihkan air yang akan digunakan untuk merebus setelah dibubuhi sedikit garam. Masukkan pasta, aduk, lalu tutup pancinya. Padamkan api. Biarkan selama lima belas menit atau sampai cukup matang.
Setelah itu, kucuri pasta dengan air panas (bukan air dingin) lalu buang airnya. Pasta tidak akan saling melekat.Jika pasta akan digunakan lebih jauh untuk suatu masakan, seperti lasagna atau pastel panggang, kurangi waktu memasaknya dengan sepertiganya.

Jika spageti belum akan disajikan, Anda bisa tetap mem- biarkannya dalam air rebusan, tapi tambahkan banyak es batu atau rendam dalam air dingin untuk menghentikan proses memasak. jika akan disajikan, letakkan di dalam panci penvaring dan tuangi air panas. Goyang-goyangkan panci penyaring agar semua air luruh.

Cara paling praktis merebus pasta atau spageti adalah dengan meletakkannya dalam panci penyaring. Setelah matang, panci berisi pasta/spageti langsung diangkat dari air rebusan dan digoyang-goyangkan sampai semua air luruh.

Cara paling baik menyimpan pasta/spageti adalah dengan meletakkan sisa pasta/spageti yang belum terpakai dalam stoples kaca agar tetap segar.

Menyajikan:
Pasta bisa disajikan polos tanpa saus, biasanya disebut al burro. Bisa juga disajikan dengan taburan keju parmesan/romano parut. Jika menginginkan penyajian pasta yang beragam, Anda dapat mencampurnya dengan saus krim (cream sauce) lalu taburi peterseli cincang atau almond yang diblansir dan ditumis mentega. Sajikan dengan aneka saus kesukaan Anda.

Menyantap:
Jika orang Cina dan Jepang menyantap mi dengan sumpit, orang Italia memiliki cara tersendiri untuk menyantap pasta, terutama jenis spageti. Sendok dipegang di tangan kiri dan garpu di tangan kanan. Ambil pasta secukupnya dengan garpu, lalu putar garpu ke depan sambil ditempelkan pada cekungan sendok. Perlahan-lahan suapkan ke dalam mulut.


TIP MEMANGGANG IKAN




Untuk mendapatkan ikan bakar yang gurih, pilih ikan yang segar. Beri keratan pada kedua sisinya. bumbui dengan jahe, kunyit, air jeruk, serta jangan lupa mengolesi minyak. Diamkan ± 30 menit agar bumbu perendam meresap. Agar mudah dibalik, gunakan panggangan kawat atau alasi panggangan dengan 3-4 lembar daun pisang. Olesi minyak sampai rata, letakkan ikan di atasnya. Balik sekali-sekali sambil diolesi bumbu agar ikan tidak hancur.

Agar tidak licin waktu memegang ikan, celupkan/lumuri tangan Anda dengan garam.

PISAU GARNISH VICTORINOX

Pisau Stainless

Noda-noda hitam pada pisau-pisau stainless steel dengan membubuhkan sabun pembersih pada bilah pisau dan gosok dengan gabus bekas tutup botol yang basah.
Agar bilah-bilah pisau tetap berkilauan, gosok dengan potongan jeruk nipis, lalu siram dengan air sabun, bilas dengan air bersih. Keringkan segera.
Cara lain adalah dengan menggunakan alkohol. Agar ketajaman pisau tahan lama, sesekali asah dengan asahan pisau praktis yang dapat dibeli di toko swalayan.